Bali NusraBeritaBerita NTBBinkamBreaking NewsKamtibmasKeamananLombokLombok BaratNasionalNewsNewsbeatNTBNTB One TerkiniPemerintahanSinergitas Pemda TNI POLRITNI-Polri

Babinsa Gapuk Hadir sebagai Penengah Pasca Perkelahian Remaja

×

Babinsa Gapuk Hadir sebagai Penengah Pasca Perkelahian Remaja

Share this article

Lombok Barat, NTB – Komitmen TNI AD melalui peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) sebagai pengayom dan penengah sosial kembali ditunjukkan di tengah masyarakat. Babinsa Desa Gapuk, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-04/Gerung Sertu Karya Budi Saputra, bergerak cepat merespons peristiwa perkelahian antar remaja yang terjadi di wilayah binaannya Dusun Gapuk, Desa Gapuk, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Senin malam (26/1/2026).

Peristiwa tersebut melibatkan sekelompok remaja dari Desa Gapuk dan Desa Kebon Ayu, yang mengakibatkan dua warga Desa Gapuk mengalami luka-luka. Mendapat laporan dari warga, Babinsa Gapuk segera turun ke lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan unsur keamanan dan perangkat desa guna mencegah situasi berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

 

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kejadian bermula saat ±20 orang remaja datang menggunakan sepeda motor menuju simpang empat Gapuk, tepat di depan Masjid Baital Azhari. Terjadi kesalahpahaman yang berujung pada tindakan pemukulan secara bersama-sama. Dalam kondisi tersebut, dua korban tidak sempat menyelamatkan diri dan mengalami luka.

 

Babinsa Gapuk bersama Bhabinkamtibmas, Kepala Dusun, anggota BKD, serta jajaran Polsek Gerung, termasuk Ka SPKT dan Kanit Reskrim, segera melakukan pengamanan lokasi, menenangkan warga, serta memastikan korban mendapat perhatian. Berkat pendekatan persuasif dan humanis, situasi berhasil dikendalikan, dan dua terduga pelaku berhasil diamankan oleh warga untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak kepolisian.

 

Sertu Karya Budi Saputra menegaskan bahwa kehadiran Babinsa bukan hanya sebagai aparat teritorial, tetapi juga sebagai penjaga harmoni sosial, yang bertugas meredam emosi, membangun dialog, dan mencegah konflik horizontal di tengah masyarakat.

“Keselamatan warga dan ketenangan lingkungan adalah prioritas utama,” ujarnya.

 

Saat ini, proses penanganan lebih lanjut ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Gerung. Sementara itu, situasi di Desa Gapuk dilaporkan aman, kondusif, dan terkendali, berkat sinergi TNI–Polri serta peran aktif masyarakat.

 

Kehadiran Babinsa di tengah peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa Wira Bhakti TNI bukan sekadar semboyan, melainkan pengabdian nyata demi menjaga persatuan, ketertiban, dan kedamaian masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *