Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Dompu terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat pesisir melalui berbagai kegiatan kemanusiaan dan pengamanan wilayah perairan. Hal tersebut dilaksanakan pada Minggu (12/4/2026) di wilayah Pelabuhan Rakyat Dusun Sigi, Desa Calabai, Kecamatan Pekat, serta Pelabuhan Kelas III Calabai, Kabupaten Dompu.
Kegiatan yang dilaksanakan meliputi Polisi Penolong dan Pengamanan (PAM) Pelabuhan, yang bertujuan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah pesisir.
Pada pukul 08.40 WITA, personel Sat Polairud Pos Calabai melaksanakan kegiatan Polisi Penolong dengan membantu masyarakat dalam proses penurunan dan pemuatan buis beton ke atas kapal di Pelabuhan Rakyat Dusun Sigi. Dalam kegiatan tersebut, anggota turut mengangkat material dari kendaraan menuju dermaga hingga ke atas kapal dengan penuh kehati-hatian guna mencegah kecelakaan kerja. Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan kerja dan menggunakan peralatan yang memadai.
Selanjutnya, pada pukul 10.00 WITA, personel kembali melaksanakan kegiatan Polisi Penolong dengan membantu masyarakat pesisir memindahkan barang-barang dari bibir pantai ke lokasi yang lebih aman. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi air pasang dan kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Kehadiran personel Polairud mendapat respon positif dari masyarakat karena dinilai sangat membantu dan memberikan rasa aman.
Kemudian pada pukul 11.15 WITA, personel Sat Polairud melaksanakan kegiatan pengamanan di Pelabuhan Kelas III Calabai dalam rangka bongkar muat jagung. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan terhadap aktivitas buruh, sopir truk, serta anak buah kapal (ABK), sekaligus mengatur arus keluar masuk kendaraan guna mencegah kemacetan.
Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan dokumen terhadap dua kapal yang melakukan kegiatan muat jagung, yaitu kapal Bandar Bestari 06 dengan muatan 2.150 ton jagung tujuan Cirebon, serta kapal KM Galatia 05 dengan muatan 4.000 ton jagung tujuan Gresik. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan kelengkapan administrasi dan keamanan pelayaran.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah pelabuhan terpantau aman, tertib, dan lancar, tanpa adanya gangguan kamtibmas yang menonjol.
Kasat Polairud Polres Dompu, AKP Acim, menyampaikan bahwa kegiatan Polisi Penolong merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Kami hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Melalui kegiatan Polisi Penolong, kami ingin membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memberikan rasa aman dalam setiap aktivitas, khususnya di wilayah pesisir,” ujar AKP Acim.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat pesisir agar selalu mengutamakan keselamatan dalam bekerja, waspada terhadap perubahan cuaca, serta menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, mengapresiasi pelaksanaan tugas yang dilakukan oleh Sat Polairud.
“Kegiatan yang dilaksanakan oleh Sat Polairud ini merupakan wujud nyata pelayanan Polri yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kami mengimbau kepada masyarakat pesisir, pemilik kapal, maupun nahkoda agar selalu memperhatikan aspek keselamatan pelayaran, melengkapi dokumen kapal, serta menjaga keamanan di area pelabuhan,” ungkap IPTU Nyoman.
Lebih lanjut, pihaknya menegaskan bahwa Polres Dompu akan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah perairan guna mencegah potensi gangguan kamtibmas.
Berdasarkan hasil kegiatan, situasi kamtibmas di wilayah perairan Pos Calabai–Pekat serta perairan Dompu secara umum terpantau dalam keadaan aman dan kondusif.











