Berita

Ahmad Ramoyang Selaku Ketua Kampung Nelayan Merah Putih ( KNMP ) siap menjaga situasi kamtimbas yang kondusif dan menudukung Upaya Mandiri Nelayan Lombok Tengah melalui Program pemerintah di bawah Kementrian Perikanan dan Kelautan.

×

Ahmad Ramoyang Selaku Ketua Kampung Nelayan Merah Putih ( KNMP ) siap menjaga situasi kamtimbas yang kondusif dan menudukung Upaya Mandiri Nelayan Lombok Tengah melalui Program pemerintah di bawah Kementrian Perikanan dan Kelautan.

Share this article

Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Lombok adalah program prioritas Kementerian Kelautan danPerikanan (KKP) untuk memodernisasi desa pesisir.Proyek utama berlokasi di Ekas Buana (Lombok Timur), Bilelando (Lombok Tengah), dan Bintaro (Mataram) yang menyediakan dermaga, gudang beku, dan kios kulineruntuk meningkatkan ekonomi nelayan.

Pemilihan Desa Bilelando dikarenakan letaknya di wilayahpesisir dengan mayoritas penduduk berprofesi sebagainelayan dan pembudidaya ikan.

KNMP dilengkapi infrastruktur pendukung untukmeningkatkan nilai tambah produk lokal serta memutusketergantungan nelayan pada tengkulak.

Di sana nantinya ada cold storage, pasar ikan, pabrik es, kantor, balai latihan, bengkel atau docking tempat perbaikisampan nelayan, kuliner,” jelasnya.

Program ini dirancang menangani nelayan dari huluhingga hilir, mulai dari penyediaan alat tangkap hinggapemasaran.

Sdr. AHMAD RAMOYANG menyampaikan bahwa Pengurus Koperasi berencana memperkerjakan sebanyak 25 orang dikarenakan kepengurusannya yang belum pasti dan untuk keamanannya sendiri memperdayakan BPD setempat dan terkait pengelolaan bantuan alat operasional nelayan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. NTB yang berupa mesin tempel (15-40 PK), perahu/boat (slodang/pancung) sebanyak 5 perahu, jaring (gill net, trammel net, pukat), kawat bubu, dan pancing.

Disampaikan juga bahwa Pengurus Koperasimenginginkan untuk Pengelolaan Alat Operasionalnelayan di kelola oleh Koperasi dan kedepannya dimungkinkan akan di terapkan sewa inventaris dalam upaya pemeliharaan dan operasional koperasi nelayan.

Ditambahkan bahwa masyarakat ingin membayar kapal operasional dari Kementrian, namun tidak di perbolehkan untuk di perjualbelikan dan hanya menerima sewa trip, di tambahkan juga masih adanya kendala berupa air bersih dan arus listrik sehingga besar harapannya kendala tersebut dapat segera terpenuhi.

Sdr. AHMAD RAYOMANG siap memberikan sosialiasi kamtimbas yang kondusif terhadap pembentukan kampung nelayan di Desa Biliando Kab. Lombok Tengah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *