Berita

KFC Bima Dibobol Maling, Brankas Berisi Puluhan Juta Rupiah Nyaris Raib

×

KFC Bima Dibobol Maling, Brankas Berisi Puluhan Juta Rupiah Nyaris Raib

Share this article

Kota Bima, NTB (17 Februari 2026) – Aksi percobaan pencurian disertai pengerusakan terjadi di gerai KFC Bima yang berada di bawah naungan PT Fast Food Indonesia pada Senin, 16 Februari 2026, sekitar pukul 03.45 Wita.

Plh Kapolres Bima Kota AKBP Catur Erwin Setiawan melalui Kapolsek Rasanae Barat AKP Suratno menjelaskan, pelaku diduga masuk ke dalam bangunan dengan cara mencongkel kunci bagian bawah pintu serta membongkar pegangan gagang pintu.

“Pelaku masuk dengan cara merusak kunci bawah dan pegangan pintu. Setelah berhasil masuk, pelaku mencoba membongkar brankas,” jelas AKP Suratno.

Berdasarkan keterangan Manajer KFC, Nandar Arahman, serta hasil pemeriksaan rekaman CCTV, pelaku berupaya membongkar brankas tanam menggunakan sebuah betel dan balok kayu. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Personel piket gabungan fungsi Polsek Rasanae Barat yang dipimpin oleh PS KA SPK I Aipda Indrawan langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan. Petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pengecekan terhadap kondisi brankas dan isinya.

“Personel piket gabungan fungsi Polsek Rasanae Barat melakukan pengecekan terhadap brankas beserta isinya dan menemukan bahwa isi brankas dalam keadaan aman. Uang tunai di dalamnya masih utuh sebesar Rp26,5 juta lebih,” terang AKP Suratno.

Meski sempat berusaha membongkar brankas yang berisi puluhan juta rupiah, pelaku gagal membawa kabur uang tersebut. Kerusakan hanya terjadi pada bagian pintu dan area sekitar brankas akibat upaya pembongkaran.

Manajer KFC menyampaikan apresiasi atas respons cepat pihak kepolisian dalam menangani kejadian tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada personel Polsek Rasanae Barat yang telah cepat merespons kejadian ini,” ujarnya.

Saat ini, Polsek Rasanae Barat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk mengumpulkan barang bukti dan mendalami rekaman CCTV untuk mengidentifikasi pelaku.

“Polsek Rasanae Barat akan terus melakukan penyelidikan dan memburu pelaku. Kami meminta masyarakat untuk membantu memberikan informasi apabila mengetahui identitas atau keberadaan pelaku,” pungkas AKP Suratno.

Pihak kepolisian juga mengimbau para pelaku usaha untuk meningkatkan sistem keamanan, termasuk memastikan CCTV aktif dan sistem pengamanan pintu serta brankas dalam kondisi optimal guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *