Berita

Sat Polairud Polres Lobar Patroli Intensif di Perairan Lembar-Sekotong

×

Sat Polairud Polres Lobar Patroli Intensif di Perairan Lembar-Sekotong

Share this article
Polres Lombok Barat Perketat Pengawasan Kamtibmas di Wilayah Pesisir

Lombok Barat, NTB – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Lombok Barat kembali memperkuat pengawasan di wilayah pesisir guna memastikan kondusivitas keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di laut. Pada Rabu, 11 Februari 2026, personel kepolisian melakukan patroli intensif menyisir perairan Lembar hingga Sekotong menggunakan Kapal Polisi dengan nomor lambung XXI – 1007.

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat nelayan dan pelaku transportasi perairan, sekaligus memitigasi risiko kecelakaan laut di tengah kondisi cuaca yang sering kali tidak menentu.

Sinergi Pengawasan di Jalur Strategis Perairan

Kegiatan patroli yang dimulai sejak pukul 09:00 WITA ini dipimpin oleh Kanit Harkan Kapal, Aiptu Sadarudin, didampingi Komandan Kapal (Danpal) XXI – 1007, Aipda Simon Gabriel, beserta jajaran ABK lainnya. Kehadiran kapal patroli di tengah perairan Lembar-Sekotong bertujuan untuk memantau aktivitas masyarakat serta mencegah praktik ilegal yang dapat merusak ekosistem laut.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Polairud, AKP L. Nursidi, menegaskan bahwa patroli ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya preventif yang mengedepankan pendekatan humanis kepada para nelayan yang sedang melaut.

“Kami hadir secara langsung di tengah masyarakat perairan untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali. Kami ingin para nelayan merasa terayomi dan terlindungi saat mencari nafkah,” ujar AKP L. Nursidi dalam keterangannya di sela-sela kegiatan.

Edukasi Larangan Penggunaan Bahan Peledak

Salah satu fokus utama dalam patroli ini adalah pencegahan destructive fishing atau penangkapan ikan dengan metode yang merusak lingkungan. Personel Sat Polairud memberikan edukasi tegas namun santun kepada para nelayan yang dijumpai di sepanjang rute patroli agar tidak menggunakan potasium maupun bahan peledak.

Selain melanggar hukum, penggunaan bahan kimia dan peledak dapat menghancurkan terumbu karang yang menjadi habitat ikan, yang pada akhirnya akan merugikan ekonomi nelayan itu sendiri dalam jangka panjang. Pihak kepolisian mendorong nelayan untuk tetap menggunakan alat tangkap yang ramah lingkungan dan legal sesuai peraturan yang berlaku.

Prioritas Keselamatan di Tengah Dinamika Cuaca

Mengingat kondisi cuaca di perairan Lombok yang sering mengalami perubahan mendadak, Sat Polairud Polres Lobar juga memberikan perhatian khusus pada standar keselamatan berlayar. Para nelayan diingatkan untuk selalu menyiapkan peralatan keselamatan sebelum bertolak dari dermaga.

“Kami menghimbau kepada rekan-rekan nelayan agar dalam berlayar selalu membawa alat-alat keselamatan standar seperti life jacket, senter, tali, serta pisau. Hal ini sangat krusial untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di tengah laut, terutama saat menghadapi cuaca buruk atau kendala teknis pada kapal,” tambah AKP L. Nursidi menekankan sisi humanis dan keselamatan.

Pesan ini disambut baik oleh para nelayan di kawasan Sekotong. Kehadiran petugas di tengah laut dianggap memberikan rasa tenang, terutama dengan adanya dialog langsung yang memungkinkan nelayan menyampaikan kendala yang mereka hadapi di lapangan.

Terwujudnya Masyarakat Taat Hukum dan Situasi Kondusif

Kegiatan patroli laut yang berlangsung hingga siang hari tersebut dilaporkan berjalan dengan aman dan lancar. Berdasarkan pantauan di lapangan, tingkat kesadaran masyarakat nelayan terhadap aturan hukum semakin meningkat. Hal ini terlihat dari minimnya pelanggaran yang ditemukan serta antusiasme nelayan dalam mengikuti arahan petugas.

Dengan rutinnya kegiatan patroli seperti ini, Polres Lombok Barat berharap wilayah perairan Lembar dan Sekotong tidak hanya menjadi kawasan yang kaya akan sumber daya laut, tetapi juga menjadi wilayah yang aman, tertib, dan bebas dari praktik kriminalitas perairan. Sat Polairud berkomitmen akan terus mengawal aktivitas maritim demi kesejahteraan masyarakat pesisir di Kabupaten Lombok Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *