Lombok Barat, NTB – Dalam upaya menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lombok Barat kembali menggelar patroli malam skala besar. Langkah preventif ini dilakukan sebagai bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Rinjani 2026 yang tengah berlangsung guna menekan angka pelanggaran dan potensi gangguan keamanan di wilayah hukum Lombok Barat.
Kegiatan yang berlangsung pada Senin malam, 2 Februari 2026 tersebut, menyasar sejumlah titik rawan di sepanjang jalur Bypass BIL 2 hingga kawasan perkotaan Gerung. Patroli ini dimulai sejak pukul 22.00 WITA dengan melibatkan personel dari Unit Turjawali yang disiagakan dari Pos GMS dan Pos Rumak. Kehadiran aparat kepolisian di tengah malam ini bertujuan memberikan rasa aman bagi pengguna jalan sekaligus memastikan tidak ada ruang bagi tindakan kriminalitas jalanan.
Fokus Operasi Keselamatan Rinjani 2026 di Wilayah Hukum Gerung
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., melalui Kasat Lantas Polres Lombok Barat, Iptu Anton Prasetya Wijaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam melindungi masyarakat dari berbagai ancaman di jalan raya. Menurutnya, jalur Bypass BIL 2 merupakan urat nadi transportasi yang memerlukan pengawasan ekstra, terutama pada jam-jam rawan malam hari.
“Kami dari Satlantas Polres Lombok Barat secara rutin melaksanakan patroli malam, khususnya dalam rangka Operasi Keselamatan Rinjani 2026 ini. Anggota Unit Turjawali kami sebar untuk memantau arus lalu lintas secara langsung serta memberikan imbauan secara humanis kepada masyarakat agar tetap tertib dalam berlalu lintas meskipun kondisi jalan cenderung sepi,” ujar Iptu Anton Prasetya Wijaya saat memberikan keterangan resminya.
Ia menambahkan bahwa selain aspek kelancaran lalu lintas, keberadaan personel di lapangan juga berfungsi untuk mendeteksi dini potensi pelanggaran yang dapat memicu kecelakaan fatal. Petugas yang berjaga di Pos GMS dan Pos Rumak terus bergerak menyisir area-area yang minim penerangan guna memastikan tidak ada kendala bagi para pengendara yang melintas.
Antisipasi Balap Liar dan Tindak Kriminalitas 3C
Selain fokus pada edukasi berlalu lintas, patroli malam ini secara spesifik bertujuan untuk mengantisipasi aksi balap liar yang kerap dikeluhkan oleh masyarakat di sepanjang jalur Bypass. Jalur yang lurus dan mulus seringkali disalahgunakan oleh oknum pemuda untuk melakukan aksi berbahaya tersebut. Oleh karena itu, Satlantas Polres Lombok Barat melakukan pemantauan ketat di titik-titik kumpul yang dicurigai sebagai lokasi start balapan.
“Salah satu target utama kami adalah mencegah terjadinya balap liar yang sangat membahayakan keselamatan jiwa, baik bagi pelaku maupun pengguna jalan lainnya. Selain itu, patroli ini juga kami tujukan untuk mengantisipasi tindak kriminalitas 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian dengan kekerasan (Curas), dan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor),” tambah Iptu Anton.
Upaya preventif ini dirancang untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan yang memanfaatkan kelengahan masyarakat di malam hari. Dengan lampu rotator yang tetap menyala (Blue Light Patrol), kehadiran polisi diharapkan mampu menjadi determinan bagi siapapun yang berniat melakukan aksi kriminalitas di wilayah Gerung dan sekitarnya.
Kondisi Arus Lalu Lintas Terpantau Aman dan Lancar
Hingga berakhirnya kegiatan pada dini hari, situasi arus lalu lintas di jalur Bypass BIL 2 dan wilayah Gerung dilaporkan berjalan dengan lancar tanpa ada kendala yang berarti. Kesadaran masyarakat dalam berkendara pada malam hari juga menunjukkan tren positif, meskipun teguran simpatik masih diberikan kepada beberapa pengendara yang tidak melengkapi standar keamanan seperti penggunaan helm maupun kelengkapan kendaraan lainnya.
Pihak Satlantas Polres Lombok Barat berharap melalui Operasi Keselamatan Rinjani 2026 ini, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut dapat terus ditekan. Kolaborasi antara pengawasan ketat dari aparat dan kesadaran tinggi dari masyarakat menjadi kunci utama terciptanya jalan raya yang aman bagi semua pihak. Patroli serupa dipastikan akan terus berlanjut secara berkala demi menjamin kenyamanan warga Lombok Barat selama beraktivitas maupun beristirahat.









