Berita

Dukung Kedaulatan Pangan, Polres Lombok Barat Bina 35 Hektar Lahan di Sekotong

×

Dukung Kedaulatan Pangan, Polres Lombok Barat Bina 35 Hektar Lahan di Sekotong

Share this article
Wakapolres Lombok Barat Turun Langsung Dampingi Petani Jagung di Desa Kedaro

Lombok Barat, NTB – Komitmen Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat dalam mendukung program strategis nasional terkait kedaulatan pangan kembali dibuktikan melalui aksi nyata di lapangan. Pada Sabtu (31/1), jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Lombok Barat turun langsung memberikan pendampingan intensif bagi para petani di kawasan perbukitan Dusun Lendang Goar Timur, Desa Kedaro, Kecamatan Sekotong.

Langkah ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan bagian dari skema pembinaan berkelanjutan Polri terhadap sektor pertanian lokal. Dipimpin langsung oleh Wakapolres Lombok Barat, Kompol Kadek Metria, S.Sos., S.H., M.H., kegiatan ini memfokuskan pada pemantauan lahan produktif dan dialog solutif dengan para pegiat tani di wilayah tersebut.

Kolaborasi Strategis Polri dan Kelompok Tani Nusa Sejati

Kehadiran rombongan Polres Lombok Barat di Desa Kedaro disambut hangat oleh perangkat desa dan para petani. Turut hadir mendampingi Wakapolres dalam agenda tersebut antara lain Kabag SDM AKP Taufik Hidayat, S.H., dan Kapolsek Sekotong Iptu I Ketut Suriarta, S.H., M.Ikom. Sinergi ini juga melibatkan Kepala Desa Persiapan Lendang Guar serta Bhabinkamtibmas Desa Kedaro yang selama ini menjadi garda terdepan pendampingan masyarakat.

Fokus utama dalam peninjauan ini adalah lahan seluas 35 hektar (Ha) yang kini menjadi lahan binaan Polri. Lahan luas tersebut dikelola oleh Kelompok Tani (Poktan) Nusa Sejati, yang diproyeksikan menjadi lumbung komoditas pangan unggulan di wilayah Sekotong, khususnya untuk tanaman jagung.

Optimalisasi Lahan dan Perawatan Tanaman Jagung

Dalam peninjauannya, Kompol Kadek Metria bersama tim teknis melakukan pengecekan fisik terhadap kondisi tanaman jagung yang tengah dalam masa pertumbuhan. Pengecekan ini sangat krusial mengingat fase pertumbuhan awal sangat menentukan kualitas bulir jagung saat panen raya mendatang. Selain memantau kesehatan tanaman, tim juga mengecek kesiapan infrastruktur pendukung di sekitar lahan seluas 35 hektar tersebut agar penggunaan area tanam tetap optimal.

Wakapolres Lombok Barat, Kompol Kadek Metria, menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah petani adalah bentuk dukungan moral sekaligus teknis untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan tanpa hambatan berarti. Beliau menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat tani.

“Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa program ketahanan pangan nasional benar-benar terimplementasi dengan baik di tingkat desa. Lahan seluas 35 hektar ini memiliki potensi besar. Kami ingin para petani di Kelompok Tani Nusa Sejati merasa didampingi, sehingga kendala sekecil apa pun di lapangan bisa segera kita carikan solusinya bersama,” ujar Kompol Kadek Metria di sela-sela kegiatannya di Desa Kedaro.

Dialog Dialogis: Menyerap Aspirasi dan Kendala Petani

Selain melakukan tinjauan fisik, agenda pendampingan ini diisi dengan sesi diskusi dialogis yang santai namun berbobot. Para anggota Kelompok Tani Nusa Sejati diberikan ruang seluas-luasnya untuk menyampaikan keluh kesah, mulai dari masalah ketersediaan pupuk, tantangan cuaca, hingga akses pemasaran hasil panen.

Ketua Kelompok Tani Nusa Sejati mengapresiasi langkah jemput bola yang dilakukan oleh jajaran Polres Lombok Barat. Menurutnya, pendampingan dari pihak kepolisian memberikan rasa aman dan motivasi tambahan bagi petani untuk bekerja lebih giat di lahan yang cukup menantang secara geografis tersebut.

Kompol Kadek Metria menambahkan bahwa keberhasilan panen di Desa Kedaro tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan para petani secara mandiri, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas stok pangan di tingkat kabupaten hingga nasional.

“Ketahanan pangan adalah salah satu pilar kedaulatan negara. Jika petani kita sejahtera dan produktivitasnya tinggi, maka ketahanan ekonomi lokal juga akan menguat. Kami berkomitmen untuk terus mengawal proses ini dari masa tanam hingga panen nanti,” imbuhnya dengan nada optimis.

Harapan Swasembada Pangan dari Sekotong

Melalui pembinaan yang konsisten ini, Polres Lombok Barat berharap Kelompok Tani Nusa Sejati dapat menjadi pilot project atau percontohan bagi desa-desa lain di Kabupaten Lombok Barat. Sinergi antara aparat penegak hukum dan sektor pertanian ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pertanian yang sehat, aman, dan produktif.

Kegiatan yang berakhir menjelang sore tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi warga Desa Kedaro. Harapan besar kini disematkan pada hamparan hijau tanaman jagung di Lendang Goar Timur, sebagai simbol bangkitnya kemandirian pangan dari pelosok Sekotong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *