Lombok Barat, NTB – Keamanan dan ketertiban di pintu keluar masuk Pulau Lombok menjadi prioritas utama jajaran kepolisian, khususnya di jalur penyeberangan laut. Memastikan kelancaran arus logistik dan penumpang, Personel Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar menggelar pengamanan intensif dalam proses pemuatan kapal KMP Gerbang Samudra III yang melayani rute Pelabuhan Lembar menuju Padangbai, Bali, pada Jumat dini hari (30/1/2026).
Kegiatan operasional yang dimulai tepat pukul 00.30 WITA tersebut dipusatkan di Dermaga 1 ASDP Lembar. Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan seluruh prosedur keselamatan pelayaran dipatuhi oleh para pengguna jasa.
Komitmen Pelayanan Presisi di Gerbang Laut
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Lembar, Iptu Imran, menegaskan bahwa kehadiran personel Polri di tengah aktivitas pelabuhan bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Pihaknya tidak hanya melakukan pengawasan fisik, tetapi juga menjalin sinergi dengan otoritas pelabuhan setempat.
“Kami dari Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar, bersama rekan-rekan dari Otoritas Pelabuhan, melaksanakan pengamanan rutin terhadap proses pemuatan kapal. Fokus utama kami adalah memastikan seluruh kendaraan yang naik ke atas kapal memiliki dokumen yang sah dan mematuhi aturan muatan yang berlaku,” ujar Iptu Imran saat memberikan keterangan resmi di lokasi kegiatan.
Lebih lanjut, Iptu Imran menjelaskan bahwa pemeriksaan surat-surat kendaraan dilakukan secara mendetail namun tetap humanis. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya peredaran barang-barang terlarang maupun kendaraan hasil tindak pidana yang mencoba keluar dari wilayah hukum Lombok Barat.
Pengecekan Dokumen dan Edukasi Keselamatan Penumpang
Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, personel kepolisian tidak hanya terfokus pada aspek administratif kendaraan. Narasi edukasi kepada para penumpang juga menjadi poin krusial yang ditekankan oleh petugas. Mengingat waktu keberangkatan yang berlangsung pada dini hari, kewaspadaan penumpang terhadap barang bawaan menjadi perhatian khusus.
Kapolsek Kawasan Pelabuhan Lembar, Iptu Imran, menambahkan bahwa petugas secara aktif masuk ke area dek penumpang maupun ruang kemudi untuk memberikan imbauan langsung. “Kami mengingatkan kepada seluruh pengguna jasa agar selalu waspada dan menjaga barang bawaan masing-masing. Kami juga mengimbau agar para penumpang mengikuti antrean sesuai dengan nomor tiket serta mematuhi segala peraturan keselamatan yang telah ditetapkan oleh kru kapal di atas KMP Gerbang Samudra III,” jelasnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu meminimalisir risiko kecelakaan laut akibat ketidakteraturan muatan serta mencegah terjadinya aksi kriminalitas seperti pencurian di atas kapal selama perjalanan menuju Bali.
Detail Muatan KMP Gerbang Samudra III
Berdasarkan data manifestasi yang berhasil dihimpun selama proses pengamanan di Dermaga 1 ASDP Lembar, KMP Gerbang Samudra III mengangkut puluhan unit kendaraan dan puluhan penumpang. Secara rinci, tercatat sebanyak 62 orang penumpang dermaga yang akan melakukan penyeberangan.
Untuk sektor kendaraan, dominasi masih diduduki oleh kendaraan roda dua atau kendaraan golongan II sebanyak 48 unit. Sementara itu, untuk kendaraan roda empat pribadi atau golongan IV.A tercatat sebanyak 2 unit, dan kendaraan golongan IV.B sebanyak 6 unit. Sektor logistik juga menunjukkan aktivitas yang stabil dengan adanya 15 unit kendaraan golongan V.B, 3 unit kendaraan golongan VI.B, serta 5 unit kendaraan besar kategori golongan VII.
Keseluruhan proses pemuatan berjalan dengan tertib dan lancar tanpa adanya kendala berarti. Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar memastikan bahwa patroli serupa akan terus dilakukan secara berkesinambungan pada setiap jadwal keberangkatan kapal guna menjaga kondusivitas wilayah Pelabuhan Lembar sebagai objek vital transportasi di Nusa Tenggara Barat.











