Berita

Mobil Pecah Ban di Jalur Cepat, Polisi Lombok Barat Sigap Beri Bantuan

×

Mobil Pecah Ban di Jalur Cepat, Polisi Lombok Barat Sigap Beri Bantuan

Share this article
Aksi Humanis Sat Samapta Polres Lobar Bantu Warga Ganti Ban di By Pass BIL II

Lombok Barat, NTB – Kehadiran kepolisian di tengah masyarakat kini tidak hanya sekadar menjaga keamanan dan ketertiban secara formal, namun juga diwujudkan melalui aksi kemanusiaan yang nyata. Hal inilah yang ditunjukkan oleh personel Unit Patroli Sat Samapta Polres Lombok Barat saat melaksanakan tugas rutin di jalur strategis By Pass BIL II, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat.

Pada Selasa pagi, 13 Januari 2026, sekitar pukul 10.15 WITA, personel yang sedang melaksanakan patroli preventif menemukan sebuah mobil SUV berwarna hitam yang berhenti di bahu jalan. Kendaraan tersebut terpantau mengalami kendala pecah ban di jalur yang memiliki arus lalu lintas cukup cepat, sehingga membutuhkan penanganan segera demi keselamatan pengguna jalan.

Respon Cepat dan Pelayanan Prima di Lapangan

Melihat situasi tersebut, tim patroli langsung berinisiatif menghentikan kendaraan dinas untuk memberikan bantuan. Tanpa menunda waktu, para personel berseragam lengkap turun membantu pengendara yang sedang mengalami kesulitan tersebut. Aksi ini merupakan bagian dari implementasi peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang senantiasa hadir dalam kondisi darurat di jalan raya.

Kasat Samapta Polres Lombok Barat, Iptu Eko Nugroho, S.H., menegaskan bahwa kegiatan patroli preventif memang dirancang untuk menyisir potensi gangguan keamanan maupun kendala masyarakat di lapangan. Menurutnya, membantu warga yang mengalami kesulitan teknis merupakan salah satu bentuk pelayanan prima yang harus dikedepankan.

“Kami selalu menekankan kepada personel agar memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Ketika melihat warga mengalami kesulitan seperti pecah ban ini, anggota wajib berhenti dan memberikan bantuan semaksimal mungkin guna memastikan keselamatan warga serta kelancaran arus lalu lintas,” ujar Iptu Eko Nugroho, S.H.

Sinergi Evakuasi dan Pengamanan Arus Lalu Lintas

Secara teknis, proses bantuan berlangsung cepat dan sigap. Personel kepolisian terlihat aktif membantu mulai dari mengeluarkan ban cadangan dari bagasi hingga membantu proses penggantian ban secara langsung di lokasi. Petugas bahu-membahu dengan warga untuk memastikan ban cadangan terpasang dengan kuat agar kendaraan bisa segera melanjutkan perjalanan dengan laik.

Kehadiran unit kendaraan patroli yang terparkir di belakang mobil warga juga berfungsi sebagai tanda peringatan (early warning) bagi pengendara lain yang melintas. Hal ini sangat krusial mengingat lokasi kejadian berada tepat di pinggir jalur cepat, sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalisir secara signifikan dengan adanya pengawalan petugas.

Edukasi Kamtibmas Secara Humanis

Selain memberikan bantuan fisik, momen ini juga dimanfaatkan oleh personel kepolisian untuk memberikan edukasi secara humanis. Sembari memantau proses pemasangan ban, petugas berdialog dengan warga untuk menyampaikan pesan-pesan terkait Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas).

Petugas mengimbau agar para pengendara selalu waspada terhadap potensi tindak kriminalitas saat berada di jalanan. Iptu Eko Nugroho kembali menegaskan bahwa kewaspadaan mandiri adalah kunci utama dalam menjaga keamanan. “Kami ingin masyarakat merasa tenang karena Polri selalu ada di sekitar mereka,” tambahnya.

Setelah ban cadangan terpasang dengan sempurna, pengemudi SUV tersebut dapat melanjutkan perjalanannya kembali. Seluruh rangkaian kegiatan patroli preventif dan aksi kemanusiaan di jalur By Pass BIL II ini dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *