Lombok Barat, NTB – Seorang pengguna jasa pelabuhan ditemukan pingsan di area antrean jalur sepeda motor Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Jumat dini hari (4/4/2025).
Insiden ini terjadi saat yang bersangkutan hendak menyeberang menuju Pelabuhan Padang Bai, Bali.
Kepala Pos Pelayanan dan Terpadu Pelabuhan Lembar dalam Operasi Ketupat Rinjani 2025 Polres Lombok Barat, Iptu Benhard Simanungkalit, membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, pada dini hari tadi sekitar pukul 00.00 WITA, kami menerima laporan adanya pengguna jasa yang pingsan di area antrean sepeda motor,” ujarnya saat dikonfirmasi di lokasi.
Identitas Pengguna Jasa yang Pingsan
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengguna jasa tersebut diketahui berrinisial MZ, seorang pria kelahiran Lombok Timur pada 29 Juli 2001. Tepatnya beralamat di Desa Setanggok, Kecamatan Sukamulia, Kabupaten Lombok Timur.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan Iptu Benhard, MZ pertama kali ditemukan oleh seorang pegawai pelayaran PT. PBK Muryati.
“Pegawai pelayaran PT. PBK Muryati yang pertama kali melihat korban dan langsung melaporkannya. Kemudian, korban segera dibawa ke Pospam Pelabuhan Lembar untuk mendapatkan pertolongan pertama,” jelasnya.
Lebih lanjut, Iptu Benhard menerangkan bahwa petugas dari Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Lembar tiba di Pospam sekitar pukul 00.10 WITA untuk memeriksa kondisi MZ.
Setelah pemeriksaan awal, MZ kemudian dibawa ke kantor BKK Lembar pada pukul 00.20 WITA untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dugaan Penyebab dan Penanganan Medis
Berdasarkan pengakuan MZ kepada petugas, ia mengaku memiliki riwayat penyakit diare. Penyakitnya diduga kambuh setelah ia mengonsumsi kopi dan bakso.
“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas BKK, korban diberikan obat anti-diare untuk pertongan pertama,” ungkap Iptu Benhard.
Kondisi Terkini dan Barang Bawaan
Iptu Benhard menyampaikan bahwa pihaknya akan mengizinkan MZ untuk melanjutkan perjalanannya menuju Pelabuhan Padang Bai Bali apabila kondisinya sudah membaik.
“Untuk sementara, sepeda motor milik korban, yaitu Honda Scoopy berwarna hitam merah, kami amankan di Mako Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar,” imbuhnya.
Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan kendaraan selama MZ mendapatkan perawatan.
Keputusan untuk Kembali ke Rumah
Informasi terbaru yang diterima menyebutkan bahwa setelah kondisi kesehatannya mulai membaik, MZ memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanannya ke Bali.
Ia memilih untuk kembali ke kediamannya di Lombok Timur. Hal ini dilakukan untuk memastikan pemulihan kesehatannya secara optimal sebelum melakukan perjalanan kembali.
Insiden ini menjadi perhatian petugas gabungan Operasi Ketupat Rinjani 2025 Polres Lombok Barat yang terus siaga memberikan pelayanan dan pengamanan bagi para pengguna jasa pelabuhan selama masa mudik Lebaran.
Iptu Benhard mengimbau kepada seluruh pengguna jasa pelabuhan untuk selalu menjaga kesehatan dan segera melapor kepada petugas apabila merasa tidak enak badan.
“Kami selalu siap membantu dan memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan. Keselamatan dan kenyamanan para pengguna jasa pelabuhan adalah prioritas utama kami dalam Operasi Ketupat Rinjani ini,” pungkas Iptu Benhard.